Monday, 10 June 2013

TAMU TERAKHIR



Setiap kita pasti punya Tamu Terakhir, Ia akan dtg tanpa undangan, Berdiri didepan pintu... tanpa mengetuk... dan tanpa permisi akan mencabut nyawa kita.

Tamu itu adalah Kematian,

saudaraku...
Apakah kita sdh siap menghadapinya? Bukankah kuburan ada disekitar kita?
Bukankah setiap hari ada yang sakit dan mati disekitar kita?
Bukankah itu sdh cukup untuk mengingatkan kita akan kehadirannya?

Cukup maut sebagai pelajaran dan keyakinan sebagai kekayaan (HR. Ath Thabrani)

Perbanyaklah mengingat kematian.
Seorang hamba yg banyak mengingat mati maka Allah akan menghidupkan hatinya dan diringankan baginya akan sakitnya kematian. (HR. Ad Dailami)

Kita tak ada yang tau kapan ia akan menjemput kita, Apakah puluhan tahun? Beberapa tahun lagi, atau dalam hitungan bulan, hari, jam atau mungkin beberapa detik lagi?

Maka bersiaplah menyambut Tamu Terakhir, Kematian.
Persiapkan diri kita dengan bekal amal sebanyak2nya.

Mati mendadak suatu kesenangan bagi seorang mukmin dan penyesalan bagi orang durhaka (HR. Ahmad)

Janganlah seseorang mati kecuali dalam keadaan berbaik sangka terhadap Allah (HR. Muslim)

Ya Allah,
Mudahkanlah saat Sakhratul Maut kami, Wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri pada_Mu dan masukkanlah kami dalam golongan orang2 sholeh-sholehah.

Aamiin

Klik 'Suka' dan komentar 'Aamiin'
Post a Comment